Punya tante yang punya anak angkat dari SD setelah tamat SD kawin dengan petani tambak spesial kepiting. So makhluk ini sudah sangat akrab di dapur kami.....setiap bulan pasti dapat paketan berkilo kepiting....
Kalo untuk santapan sehari-hari Bunda lebih suka memasak kepiting dengan kuah santan, saya kadang malah lebih parah karena cukup dengan merebus kepiting dan diberi daun sereh agar harum...gak perlu pake garam karena biasanya kepiting sudah berasa asin.....
Tapi disaat ada acara keluarga atau lebaran maka wajib dehhh masak kepiting asam manis. Kata adek-adek "rasanya sesuatu banget kalo ngumpul keluarga besar trus ada jari jemari kepiting yang berasa asem manis di isep-isep :)" ampuuunnnn dj.
Bahan:
Kepiting, bersihkan dari kotoran dengan disikati trus bagian insangnya dibuang. Setelah bersih pisahkan bagian kaki lalu di potong setengah jangan sampai terbagi yang penting cukup supaya saat makan tidak terlalu repot dengan kulit kepiting yng sekeras batu. Bagian jari2 kecilnya cukup dipotong bagian tajamnya sementara bagian badan juga cukup dipotong setengah. Sengaja dikerja seperti ini supaya telur kepiting dibagian dalam tidak terbuang atau tercampur dengan kuahnya nanti. Sayang lho......khusus saya bagian kepiting favorit hanya telur serta lapisan yang menempel di kulit belakang....woooowww......
bawang putih dicincang halus, bawang bombay dirajang, merica secukupnya, tidak usah pakai garam, royco rasa ayam #ga apa2 rasa ayamnya ntar hilang juga kok :)#
saos tomat dan sambal botolan (merk terserah pemirsa ya???)
gula sesuai selera....
untuk tambahan ketimun dibelah dua, keluarkan biji lalu potong tanpa dikupas.
Ketimun lumayan menetralkan tekanan darah yang biasanya meningkat seusai menyantap kepiting :)
Cara Masak :
tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum, masukkan kepiting dengan air2nya (biasanya airnya dari telur kepiting), biarkan sampai kepitingnya benar-benar masak baru masukkan saos dan sambal serta royco dan gula. Sesuaikan rasa asam dan manis dengan selera pemirsa.
Ketimun dimasukkan saat akan diangkat agar tetap terlihat hijau dan segar.
Ruang Istimewa tempat belajar hal-hal baru dan istimewa untuk disajikan pada Keluarga Istimewa
Tampilkan postingan dengan label Olahan Seafood. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahan Seafood. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 06 April 2013
Cumi Cah
Kalau lagi malas makan cumi yang dimasak dengan tinta hitamnya....heheee tinta hitam cumi itu rasanya spesial banget lho....manis kemudian pas habis makan warna kehitaman yang nempel di gigi n belepotan di mulut yang jadi warna tersendiri :D, biasanya digoreng biasa setelah dilumuri garam, bumbu royco sedikit sama perasan jeruk nipis. Naahh...pas lagi rajin ngiris bawang #wheeewww.....persoalan iris mengiris bawang merah kadangkala sama dengan iris mengiris hati karena baru satu siung kecil yang diiris tapi air mata dah berlinangan.....# cumi suka ditumis cah. Bumbunya yang ringan2 saja:
bawang merah, bawang putih, lombok besar semuanya diiris, siapkan garam, gula sedikit, bumbu royco sedikit plus minyak untuk menumis tentunya.
Masaknya juga tak kalah ringan.....tumis semua bumbu mulai dari bawang merah, agak kering turunkan bawang putih kemudian lombok dan bumbu2 lainnya lalu masukkan cumi yang sudah diiris kecil dan diberi perasaan air jeruk nipis biar amisnya hilang. Masak sampai kuah mengental, air yang dipakai cukup air perasaan jeruk tadi dan jangan ditambah air biasa lagi karena daging cumi sudah mengandung air.
jreng jreng jreng.....cumi cah ala chef Emma nih :)
Bahan:
Cumi #saya lebih suka cumi atau suntung bunga istilah lokalnya karena dagingnya putih bersih dengan rasa manis....kalau yang suntung batu dagingnya keras, suntung pulpen rasanya sedikit asin dengan daging kemerahan serta lebih amis.
bawang merah 2-3 siung
bawang putih 3 siung
lombok besar 5 buah
garam
gula
jeruk nipis
royco secukupnya.
bawang merah, bawang putih, lombok besar semuanya diiris, siapkan garam, gula sedikit, bumbu royco sedikit plus minyak untuk menumis tentunya.
Masaknya juga tak kalah ringan.....tumis semua bumbu mulai dari bawang merah, agak kering turunkan bawang putih kemudian lombok dan bumbu2 lainnya lalu masukkan cumi yang sudah diiris kecil dan diberi perasaan air jeruk nipis biar amisnya hilang. Masak sampai kuah mengental, air yang dipakai cukup air perasaan jeruk tadi dan jangan ditambah air biasa lagi karena daging cumi sudah mengandung air.
jreng jreng jreng.....cumi cah ala chef Emma nih :)
Bahan:
Cumi #saya lebih suka cumi atau suntung bunga istilah lokalnya karena dagingnya putih bersih dengan rasa manis....kalau yang suntung batu dagingnya keras, suntung pulpen rasanya sedikit asin dengan daging kemerahan serta lebih amis.
bawang merah 2-3 siung
bawang putih 3 siung
lombok besar 5 buah
garam
gula
jeruk nipis
royco secukupnya.
Langganan:
Postingan (Atom)

